Untuk memahami Silsilah Keluarga ini, penulis mencoba berbagi informasi ini meski dari sumber yang terbatas.
Dari sumber informasi yang diperoleh, Silsilah Keluarga ini dimulai dari Eyang Ilhasan (kakek dari Iing Suwarli) yang menikah dengan Eyang Enoh (E di sini dibaca sebagai e seperti kita melafalkan ember)
Sebagaimana orang-orang pada jaman itu, pasangan ini melahirkan 10 orang anak, 4 orang anak lelaki dan 6 anak perempuan, yaitu:
- Rumsiah (perempuan) yang kemudian menikah dengan Sudinta;
- Achnari (laki-laki) menikahi Empok (E di sini dibaca seperti melafalkan kata "empuk"); mereka berdua yang kemudian menjadi leluhur kita;
- Suhardja (laki-laki),pasangannya belum tercatat;
- Djamhari (laki-laki),beristerikan Lantri;
- Endjoh (perempuan), menikah dengan Irda;
- Eri (perempuan), berpasangan dengan Tanu;
- Di'ah (perempuan), bersuamikan Suhadma;
- Elom (perempuan), menikah dengan Suraedji;
- Dori (laki-laki), beristerikan Eng .... (Manuskrip tidak terbaca dengan jelas);
- Iya (perempuan),menikah dengan Djanudi;
Demikian penuturan Bapa (Iing Suwarli)mengenai nama uwa, paman dan bibinya; catatan ini bisa dilengkapi kemudian apabila dari nama-nama tersebut di atas diperoleh informasi mengenai garis keturunannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar